Mohamed Salah Toreh Rekor Tak Tertandingi di Liga Inggris 2024/25
Musim Bersejarah yang Tak Tertandingi
Mohamed Salah kembali menorehkan prestasi luar biasa di panggung Liga Inggris. Penyerang Liverpool itu mengakhiri musim 2024/25 dengan torehan mengesankan: 29 gol dan 18 assist. Belum pernah ada pemain dalam sejarah Premier League yang mampu mencatat setidaknya 25 gol dan 15 assist dalam satu musim.
Pencapaian fantastis tersebut menempatkannya di atas rekor kontribusi gol tertinggi sebelumnya, yang dipegang oleh Alan Shearer dan Andy Cole dengan masing-masing 44 keterlibatan. Dengan total 47 kontribusi, Salah tak hanya menetapkan standar baru, tapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perjalanan kompetisi ini.
Ikon-Ikon Masa Lalu: Pencapaian yang Pernah Jadi Standar Emas

Nama-nama besar seperti Shearer, Henry, Ronaldo, dan Suárez sempat mencatatkan musim luar biasa yang menjadi patokan kesuksesan individu di liga.
- Alan Shearer membukukan 34 gol di musim 1994/95, mengantarkan Blackburn Rovers menjuarai liga.
- Thierry Henry tampil impresif di musim 2002/03 dengan 24 gol plus 20 assist—rekor ganda pertama dalam sejarah kompetisi.
- Cristiano Ronaldo melejit pada musim 2007/08 dengan 31 gol yang membawanya meraih Ballon d’Or pertama, sekaligus mengantar MU juara liga dan Eropa.
- Luis Suárez di musim 2013/14 menyumbang 31 gol dan 17 assist, hampir membawa Liverpool juara sebelum terpeleset di akhir musim.
Namun semua catatan itu kini sudah dilewati oleh Salah dalam satu paket musim tunggal.
Dominasi Total Sang Raja Mesir, Salah

Torehan Salah musim ini bukan sekadar angka, tapi dampaknya terlihat nyata: Liverpool kembali naik podium tertinggi Liga Inggris. Gelar ke-20 klub tersebut menyamai rekor yang sebelumnya hanya dipegang oleh Manchester United.
Berkat kontribusinya yang luar biasa, Salah menyabet dua penghargaan paling bergengsi: Pemain Terbaik versi Premier League dan pemain pilihan Asosiasi Jurnalis Sepak Bola Inggris (FWA). Ini mencerminkan bagaimana dominasi Salah diakui bukan hanya oleh fans, tetapi juga oleh para profesional di industri sepak bola.
Dari Roma ke Anfield: Transformasi Menjadi Legenda Salah
Ketika Salah pindah ke Liverpool dari AS Roma pada 2017, tak banyak yang menduga ia akan menjadi ikon global. Namun tujuh tahun kemudian, ia telah menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool di era Premier League dan menyumbangkan lebih dari 200 gol di semua kompetisi.
Musim 2024/25 menjadi puncak kariernya dari segi statistik. Ia tak hanya mencetak gol, tapi juga jadi pengatur serangan. Kombinasi mautnya bersama Darwin Núñez dan Dominik Szoboszlai membuat Liverpool jadi salah satu tim paling menakutkan musim ini.
Konsistensi di Usia 32 dan Era Baru Salah di Liverpool
Meski tak lagi muda, Salah terus menunjukkan bahwa usianya tak mengurangi ketajamannya. Dengan kontrak hingga 2027, ia masih diproyeksikan menjadi pilar utama lini depan Liverpool untuk beberapa musim ke depan.
Manajer baru Arne Slot, yang menggantikan Jürgen Klopp mulai musim panas 2024, berhasil menyatukan kekuatan pemain senior seperti Salah dan Van Dijk dengan talenta muda yang enerjik. Sistem permainan baru yang diterapkan pun terbukti memberi ruang bagi nya untuk tetap bersinar.
Akhir Musim yang Menorehkan Warisan
Apa yang dilakukan nya di musim ini bukan sekadar prestasi sementara. Catatan 29 gol dan 18 assist dalam satu musim menjadi standar baru dalam sejarah Premier League.
Lebih dari sekadar rekor, ia telah menulis bab istimewa dalam perjalanan panjang kompetisi ini. Dunia sepak bola kini menunggu, apakah ia masih punya kejutan lain di musim-musim mendatang—dan apakah ada pemain lain yang sanggup menyaingi rekor yang telah ia ciptakan.
